PANDUAN PELAKSANAAN PENUNTASAN KULIAH JALUR NON-SKRIPSI

Jalur non-skripsi (JNS) merupakan sebuah alternatif untuk menyelesaikan studi program S1 selain jalur skripsi (JS) bagi mahasiswa STBA LIA Sesuai dengan namanya, JNS adalah jalur untuk mendapatkan gelar sarjana strata 1 (satu) tanpa menulis skripsi. Untuk itu, JNS diharapkan dapat menunjukkan mutu sarjana melalui hasil belajar dan ujian tugas akhir/penuntasan, sesuai dengan bahasa yang dipelajarinya dan ilmu pengetahuan yang berkaitan bahasa asing yang sudah dipelajari. JNS sudah diberlakukan di STBA LIA mulai dari angkatan 2003.

Berdasarkan perkembangan saat ini yang tertuang dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 50 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, sebuah karya ilmiah wajib dihasilkan oleh mahasiswa berbagai Program Pendidikan.

Panduan selengkapnya dapat dilihat disini

Buku Panduan Akademik

Sampul buku Panduan Akademik 2018 bagi mahasiswa-mahasiswa yang kuliah bahasa Inggris dan bahasa Jepang serta ikut kelas karyawan di STBA LIA.

Buku Panduan Akademik 2018 STBA LIA berisikan informasi-informasi penting seputar hal-hal akademik yang berlaku dan dilaksanakan di STBA LIA. Panduan Akademik 2018 memuat aturan-aturan umum kehidupan akademik di STBA LIA, biaya pendidikan, kurikulum di setiap Program Studi, dan aturan-aturan kemahasiswaan.

Mahasiswa dan dosen-dosen STBA LIA diharapkan untuk memiliki salinan buku ini karena sangat penting bagi mahasiswa untuk memahami program studi yang dipilihnya, tujuan pendidikan, dan kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan sejak semester pertama hingga semester terakhir. Buku Panduan ini juga memuat aturan serta rambu-rambu yang harus diikuti agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu.

Bagi para dosen, buku ini dapat menjadi acuan saat membimbing mahasiswa sebagai Pembimbing Akademik (PA) serta memberikan penjelasan bagi pihak pemangku kepentingan yang membutuhkan keterangan tambahan.

Kami  mengucapkan  terima  kasih   kepada  semua  pihak  yang  telah membantu dalam penyusunan revisi Buku Panduan  ini. Semoga Buku Panduan Akademik 2018 ini dapat bermanfaat bagi kita semua.   Untuk selengkapnya dapat dilihat dan didownload dalam bentuk pdf disini.

Kemahasiswaan

  1. Kegiatan Kemahasiswaan

Kegiatan Kemahasiswaan STBA LIA adalah seluruh aktivitas yang bersifat akademik maupun non akademik yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kompetensi mahasiswa yang sesuai dengan visi dan misi STBA LIA.

 

Kegiatan kemahasiswaan terdiri dari :

 

Kegiatan Akademik

Kegiatan akademik intrakurikuler di perguruan tinggi didasarkan kepada Sistem Kredit Semester (SKS). SKS adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan menggunakan satuan kredit semester (sks) untuk menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja dosen, pengalaman belajar, dan beban penyelenggaraan program yang tidak menganut sistem kenaikan tingkat.

 

Kegiatan Non Akademik

Kegiatan non akademik adalah kegiatan di luar jam pelajaran biasa yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan, menyalurkan bakat dan minat siswa. Kegiatan ini diadakan secara swadaya dari pihak sekolah maupun siswa-siswi itu sendiri untuk merintis kegiatan di luar kegiatan akademik. Kegiatan kemahasiswaan ini dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti tersebut di bawah dan menunjang kegiatan kurikulum, tetapi tidak dimaksudkan untuk memperoleh SKS.

  • Bidang Organisasi dan Kepemimpinan

Kebutuhan pokok yang harus dipenuhi sesuai dengan tugas utama sebagai mahasiswa. Kegiatan yang dapat memenuhi kebutuhan organisasi dan kepemimpinan berupa mengikuti kepengurusan organisasi, mengikuti pelatihan kepemimpinan, dan panitia dalam kegiatan kemahasiswaan.

  • Bidang Penalaran dan Keilmuan

Kebutuhan pokok yang harus dipenuhi sesuai dengan tugas utama sebagai mahasiswa. Kegiatan yang dapat memenuhi kebutuhan penalaran dan keilmuan berupa lomba karya ilmiah, seminar, lokakarya, workshop, pameran menghasilkan karya popular dan terlibat dalam penelitian.

  • Bidang Minat dan Bakat

Kebutuhan pokok yang dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan, apresiasi seni, dan kesegaran jasmani. Kegiatan yang dapat memenuhi kebutuhan minat dan bakat berupa, kegiatan olah raga, kesenian, media terbitan kampus, pecinta alam, koperasi mahasiswa, dan sebagainya.

  • Bidang pengabdian kepada masyarakat

Kebutuhan pokok untuk mengembangkan aktualisasi diri, menyalurkan aspirasi, dan melakukan pengabdian sebagai masyarakat. Kegiatan yang dapat memenuhi kebutuhan pengabdian pada masyarakat berupa kegiatan pelatihan dan tenaga kepada masyarakat.

2. Organisasi Kemahasiswaan

Dasar Hukum

  • Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  • Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi.
  • Surat Keputusan Mendikbud No. 155/0/1998 tanggal 23 Juni 1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi.
  • Keputusan Dirjen Dikti Depdikbud tanggal 25 Juni 1997 No. 26/Dikti/KEP/1997 tentang Pola Pengembangan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi di lingkup Depdikbud.
  • Statuta STBA LIA 2014 tentang Hak Mahasiswa, Organisasi Kemahasiswaan, dan Pembinaan Organisasi Mahasiswa.

Tujuan

  • Sebagai pedoman atau rambu-rambu yang memberi arah dalam pembinaan organisasi kemahasiswaan yang ada di lingkungan Sekolah Tinggi Bahasa Asing LIA.
  • Sebagai penunjang kualitas diri di bidang non-akademik.
  • Sebagai bentuk pembinaan yang berlandaskan hukum yang bertujuan memperluas wawasan untuk kepentingan pengembangan organisasi.
  • Sebagai sarana pelatihan pengembangan potensi diri.

Manfaat

  • Untuk memahami berbagai aturan organisasi mahasiswa
  • Untuk memahami peraturan tata tertib/protokoler organisasi mahasiswa
  • Untuk memandu pengembangan potensi diri dalam organisasi mahasiswa
  • Untuk pembentukan pribadi mahasiswa yang intelek, santun, peduli, mandiri, kreatif, dan inovatif dalam organisasi mahasiswa

Ketentuan

  • Derajat kebebasan dan mekanisme tanggungjawab organisasi kemahasiswaan intra perguruan tinggi terhadap perguruan tinggi ditetapkan melalui kesepakatan antara mahasiswa dengan pimpinan perguruan tinggi dengan tetap berpedoman bahwa pimpinan perguruan tinggi merupakan penanggungjawab segala kegiatan di perguruan tinggi dan/atau yang mengatasnamakan perguruan tinggi.

 

Informasi Biaya Kuliah di STBA LIA

Informasi Biaya Kuliah Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang pada program Sarjana, kelas reguler pagi:

Keterangan biaya kuliah bahasa Inggris dan bahasa Jepang di program Sarjana kelas reguler pagi STBA LIA 

Informasi Biaya Kuliah Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang pada program Sarjana, kelas karyawan (sore):

Keterangan biaya kuliah bahasa Inggris dan bahasa Jepang di program Sarjana kelas karyawan sore STBA LIA Keterangan biaya kuliah bahasa Inggris dan bahasa Jepang di program Sarjana kelas karyawan sore STBA LIA

Informasi Biaya Kuliah Bahasa Inggris pada program Diploma 3, kelas reguler pagi:

Keterangan biaya kuliah bahasa Inggris di program Diploma 3 kelas reguler pagi STBA LIA Keterangan biaya kuliah bahasa Inggris di program Diploma 3 kelas reguler pagi STBA LIA

Untuk informasi lebih lanjut tentang kuliah bahasa Inggris dan bahasa Jepang di STBA LIA, kamu bisa mengunduh brosur STBA LIA dan tabel biaya kuliah(PDF) melalui tautan dibawah ini:

Brosur A

Brosur B

Tabel biaya kuliah Kelas Reguler (Pagi) program Sarjana

Tabel biaya kuliah Kelas Karyawan (Sore & Malam) program Sarjana

Tabel biaya kuliah Kelas Reguler (Pagi) program Diploma 3

You need to add a widget, row, or prebuilt layout before you’ll see anything here. 🙂

Program Studi Bahasa Jepang

Program Studi Sarjana Sastra Jepang telah terakreditasi B oleh BAN-PT. Pada Program Studi Sastra Jepang, mahasiswa belajar aspek linguistik dan budaya Jepang secara menyeluruh sehingga pada saat menyelesaikan pendidikan di STBA LIA, lulusan memiliki kompetensi bahasa Jepang setara NNC tingkat (level) 3 dan pengetahuan budaya Jepang yang sangat baik sehingga lulusan STBA LIA bisa langsung masuk kerja, khususnya, di perusahaan atau kantor Jepang. Banyak mahasiswa-mahasiswa yang kuliah bahasa Jepang di STBA LIA menjadi tenaga kerja yang handal di perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia dan juga bekerja langsung di Jepang.

Visi

Menjadi Program Studi Sastra Jepang terkemuka di Indonesia yang menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan ilmunya dan mahir berbahasa Jepang, baik secara lisan maupun tertulis, serta memiliki kompetensi tambahan untuk berkarya di bidangnya.

Misi

  • Menyelenggarakan pendidikan bahasa Jepang sesuai dengan perkembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan;
  • Melatih keterampilan berbahasa Jepang yang dapat digunakan dalam berbagai bidang pekerjaan;
  • Membimbing mahasiswa menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik;
  • Menghasilkan lulusan yang dapat menerapkan, menyebarluaskan, dan mengembangkan ilmu pengetahuan serta mengupayakan penggunaan ilmu pengetahuan tersebut;
  • Melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun di luar negeri, agar dapat memperkaya kebudayaan nasional dan mempererat hubungan persahabatan antar bangsa.

Tujuan

  • Mempersiapkan tenaga-tenaga yang mahir berbahasa Jepang secara lisan dan tertulis;
  • Menghasilkan ilmuwan/sarjana yang mampu menganalisis masalah-masalah yang berkaitan dengan linguistik dan sosial budaya Jepang.

Program Studi Bahasa Inggris

Program Studi Bahasa Inggris STBA LIA memiliki status terakreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan telah beroperasi semenjak tahun 1999. Program Studi Bahasa Inggris terbagi dalam dua:

  • Program Studi Sarjana (S1) Bahasa Inggris
  • Program Studi Diploma 3 (D3) Bahasa Inggris

Visi

Menjadi Program Studi yang mengamalkan tridarma perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan yang unggul dan berakhlak mulia sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada tahun 2025

Misi

  1. Menyelenggarakan pembelajaran bahasa Inggris yang bermutu dan berbasis IPTEKS sesuai kebutuhan dunia kerja.
  2. Melaksanakan penelitian dan publikasi ilmiah yang bermanfaat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
  3. Melaksanakan pengabdian pada masyarakat khususnya dalam bidang bahasa Inggris.
  4. Menjalin kerjasama dengan institusi lain di dalam dan luar negeri, khususnya dalam bidang bahasa Inggris.

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang bahasa Inggris, menguasai IPTEKS dan berjiwa wirausaha.
  2. Meningkatkan penelitian dan kegiatan ilmiah dalam bidang bahasa Inggris.
  3. Mengembangkan dan menghasilkan karya pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan penerapan pengetahuan dan keterampilan berbahasa Inggris.
  4. Menghasilkan kerja sama di bidang bahasa Inggris dengan berbagai pihak.

Di Program Studi Bahasa Inggris, mahasiswa belajar tentang baik bahasa dan budaya Inggris. Mahasiswa akan belajar mendalam tentang aspek linguistik bahasa Inggris yang meliputi grammar (syntax), percakapan (speaking), kosakata (vocabulary), menyimak (listening), membaca (reading), menulis (writing), prosa, drama, penerjemahan, pengajaran, dan jurnalisme. Diharapkan, mahasiswa lulus dari STBA LIA dengan pengetahuan dan keterampilan berbahasa Inggris yang baik dengan kompetensi setara TOEFL pada angka 500. Selain itu, lulusan memiliki pengetahuan pendukung di bidang budaya Inggris sehingga memudahkan interaksi dengan penutur jati (native speaker) bahasa Inggris.

STBA LIA

A. Sejarah STBA LIA

Sekolah Tinggi Bahasa Asing LIA didirikan sebagai realisasi pelaksanaan amanat misi Yayasan LIA, yaitu menyelenggarakan pendidikan umum jalur formal. Maka Yayasan LIA membuka STBA LIA sebagai sekolah tinggi bahasa asing pertama yang memberikan pendidikan tinggi tingkat Sarjana dan Diploma 3 bagi mahasiswa-mahasiswa yang ingin kuliah bahasa Inggris dan bahasa Jepang.

STBA LIA memulai kegiatan mengajar belajar pada tanggal 6 September 1999. Namun, tanggal 9 September 1999 ditetapkan sebagai tanggal lahir STBA LIA yang ditandai dengan adanya kuliah umum (studium generale) oleh Drs. Taufik Ismail. Ketua Sekolah Tinggi Bahasa Asing LIA  yang pertama adalah Drs. Sudibyo Siyam, MA untuk periode tahun 1999–2003, dan tahun 2003—2006, Dr. Ekayani R.L.M. Tobing menjadi Ketua yang kedua untuk masa jabatan  tahun 2006—2010.  Selanjutnya, Prof. Dr. Ida Sundari Husen menjabat sebagai Ketua untuk periode 2010—2015.  Mulai tanggal 18 September 2015, jabatan Ketua dipegang oleh Dr. Dewi Arianti Yudhasari, S.S,  M. Si untuk periode jabatan 2015-2019.

Di STBA LIA, mahasiswa bisa kuliah bahasa Inggris atau bahasa Jepang pada satu dari dua Program Studi yang tersedia yaitu:

  1. Program Studi Sarjana (S1) Bahasa Inggris
  2. Program Studi Sarjana (S1) Sastra Jepang
  3. Program Studi Diploma 3 (D3) Bahasa Inggris

Seluruh kegiatan perkuliahan dilaksanakan di kampus Pengadegan, Jalan Pengadegan Timur Raya No. 3, Pancoran Jakarta Selatan. Perkuliahan di STBA LIA dilaksanakan pada dua periode waktu yang berbeda. Untuk program Reguler pagi, periode perkuliahan berlangsung pada

  • hari Senin-Sabtu, pukul 08 AM hingga 5 PM.

Untuk kelas karyawan (program Reguler sore), periode perkuliahan berlangsung pada hari:

  1. Senin-Jumat, pukul 5.30 PM hingga 8.45 PM, dan
  2. Sabtu, pukul 08 AM hingga 4 PM.

B. Visi dan Misi

Visi

Menjadi perguruan tinggi yang unggul dan profesional di tingkat nasional dan internasional, dengan berdasarkan pada ilmu pengetahuan dan teknologi, serta peduli terhadap harkat kemanusiaan dan kesejahteraan sosial.

Misi

Untuk mencapai visi tersebut di atas, STBA LIA menetapkan misi sebagai berikut :

  1. melaksanakan proses pendidikan dan pengajaran yagn bermutu, memiliki akses luas dan adil serta sesuai dengan tantangan nasional dan global;
  2. melaksanakan kegiatan penelitian untuk menghasilakan kebenaran ilmiah atau teknologi yang mengembangkan ilmu pengetahuan agar dapat menjadi rujukan pemecahan masalah dalam kehidupan masyarakat.
  3. melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarkat dalam rangka memberikan kontribusi untuk memecahkan berbagai persoalan yang timibul di masyarakat, meningkatkan pengembangan martabat masyarakat, dan membangun budaya masyarakat Indonesia;
  4. membangun jaringan kerjasama yang luas dengan berbagai pihak, instansi pemerintah dan swasta, di dalam dan di luar negeri, dalam rangka untuk mendukung pelaksanaan tridharma pegruran tinggi yang berstandar mutu nasional dan internasional;
  5. menciptakan situasi akademik yang menerapkan tata kelola yang baik dan efektif, efisien, dan bertanggung gugat serta mengedepankan etika dan harkat kemanusiaan untuk menopang perwujudan visi STBA LIA.

 C. Nilai-nilai Luhur STBA LIA

STBA LIA memiliki tiga nilai luhur yang menjadi roh bagi warga STBA LIA dalam bekerja dan bekarya. Nilai-nilai luhur tersebut adalah:

  • Unggul
  • Profesional
  • Peduli

                

               1. Unggul

Warga STBA LIA:

  • berbudi luhur.
  • cerdas emosional dan spiritual.
  • cerdas intelektual.
  • berpikir logis, sistematis, dan kreatif.
  • berjiwa eksploratif dan antisipatif.
  • bertanggung jawab penuh terhadap tugas yang diembannya dan serius mengerjakannya.
  • mampu menggunakan kebebasan secara tepat.
  • mampu mengembangkan hubungan intra-personal dan inter-personal.
  • senantiasa memutakhirkan diri.
  • terlibat aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

               2. Profesional

Warga STBA LIA:

  • mematuhi peraturan yang berlaku dari pemerintah dan lem-baga;
  • mendahulukan kepentingan bersama;
  • mampu bersikap obyektif dan proaktif;
  • mampu bersikap konsisten;
  • bekerja dengan efisien dan efektif;
  • tanggap dalam memutuskan dan bertindak;
  • menggunakan sumber daya milik STBA LIA dengan bertang-gung jawab;
  • menjunjung budaya musyawarah;
  • memiliki sikap demokratis;
  • menjunjung budaya mufakat dalam menjalankan keputusan.

              3. Peduli

Warga STBA LIA:

  • bersedia membantu sesamanya tanpa memandang latar bela-kang ras, etnis, agama, dan status sosial;
  • menghormati kebhinekaan;
  • bersedia berbagi pengetahuan atau keterampilan untuk peningkatan diri dan organisasi.

 D. Moto STBA LIA

Moto STBA LIA adalah perseverans, excelens, dan humanus. Dalam bahasa Indonesia, moto tersebut berarti tidak mudah putus asa, unggul, dan manusiawi.

  1. Perseverans

Ketika mengalami kesulitan dan penderitaan, manusia mudah sekali tergoda untuk menyerah dan putus asa. Manusia lupa bahwa masalah yang muncul dalm kehidupan adalah bagian dari proses pembentukan kepribadian dan ujian dari Tuhan Yang Maha Esa. Cobaan dalam kehidupan adalah kesempatan bagi warga STBA LIA untuk mengembangkan sifat teguh dan gigih dalam mencari penyelesaian dari sebuah masalah. Bagi warga STBA LIA, menyerah bukanlah pilihan karena kesulitan dan penderitaan adalah anugerah untuk membentuk batin yang tangguh dan tegar.

  1. Excelens

Sebagai manusia, warga STBA LIA selalu terdorong untuk mengupayakan dan memberikan yang terbaik dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Karena menjadi unggul (excelens) membuktikan bahwa seorang manusia berhasil mendayagunakan seluruh anugerah yang telah diberikan oleh Tuhan. Keunggulan akan tercapai lewat sikap fokus, rajin, disiplin, kerja keras, dan inovatif dalam berkarya. Semangat unggul selalu mendorong warga STBA LIA tidak berpuas diri dengan hasil yang sudah dicapai dan selalu berusaha untuk melakukan perbaikan terus menerus dalam usaha mencapai keunggulan.

  1. Humanus

Manusia dari segala macam ras, suku, dan agama memiliki kedudukan yang sederajat di mata Tuhan. Karena itu, semua manusia bersaudara. Semangat persaudaraan dan kesejawatan menjadi dasar dalam segala kegiatan yang dilakukan oleh warga STBA LIA dimana setiap individu bekerjasama dengan tekun dan sabar dalam segala kegiatan untuk memberikan yang terbaik bagi STBA LIA. Setiap warga STBA LIA memiliki kebebasan dalam mengemukakan pendapat sambil tetap menjunjung norma kesopanan dan memperhatikan keberagaman. Dalam semangat humanus, setiap warga STBA LIA mendapatkan perlakuan dan memperlakukan sesama warga dengan sikap santun, bersahabat, dan bermartabat.

 E. Tujuan

Dalam upaya merealisasikan visi dan misi, STBA LIA  mempunyai  tujuan:

  1. menghasilkan lulusan yang terampil, siap kerja dan kreatif;
  2. menghasilkan lulusan yang terampil berbahasa asing dan dapat  memenuhi kebutuhan  pasar kerja;
  3. meningkatkan mutu STBA LIA untuk memenuhi keperluan per-kembangan  mutakhir  ilmu dan teknologi yang berhubungan dengan bahasa asing.

Rencana Strategis

Rencana Strategi 2006-2010 STBA LIA

Rencana Strategis 2010-2014 STBA LIA

Rencana Strategis 2015-2019 STBA LIA

YAYASAN LIA

YAYASAN LIA  bergerak di bidang  pendidikan formal dan non formal dengan fokus pada pembelajaran bahasa asing sebagai kegiatan intinya. LIA memulai kegiatannya dibidang pengajaran bahasa Inggris dengan jumlah siswa 40  orang. Pada tahun 2014 jumlah siswa LIA telah berkembang menjadi 70.000 orang.

Didirikan pada tanggal 7 September 1959, YAYASAN LIA berawal dari Lembaga Indonesia Amerika, disingkat LIA, kemudian berubah menjadi Perhimpunan Persahabatan Indonesia Amerika disingkat PPIA. Misi PPIA bertujuan meningkatkan persahabatan antara kedua bangsa melalui jalur budaya, ilmu pengetahuan, olahraga dan kemanusiaan demi terciptanya persahabatan dan perdamaian dunia.

Agar dapat lebih tekun menjalankan misinya dibidang pendidikan, pada tahun 1986 dibentuklah YAYASAN LIA yang terpisah secara hukum dari PPIA. Sejak saat itu LIA menjadi sebuah nama institusi pendidikan dan bukan akronim. YAYASAN  menyelenggarakan pendidikan umum jalur non formal dan formal sementara PPIA tetap menjalankan visinya dibidang kebudayaan.

Saat ini YAYASAN LIA memiliki 6 unit kegiatan :

  1. Lembaga Bahasa (LB LIA)
  2. Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA LIA) Jakarta dan Yogyakarta
  3. Pusat Penerbitan dan Usaha Lainnya (PPUL LIA)
  4. Badan Pelaksana Pengembangan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BP3SDM LIA)
  5. Dana Pensiun (DAPEN LIA).

YAYASAN LIA konsisten dalam mengemban amanat para pendirinya yang dituangkan dalam anggaran dasar yaitu “ Ikut Serta Mencerdaskan Kehidupan Bangsa “ dengan motto “ Sekelumit Karya Mencerdaskan Bangsa “.

Penandatanganan Perjanjian Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2017 / 2018

Sebagai bentuk pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, para dosen di STBA LIA diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM). Bidang unggulan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di STBA LIA adalah pengajaran bahasa, linguistik (termasuk linguistik terapan), sastra dan budaya, dan jurnalistik.

Untuk mengawali kegiatan PPM periode semester Gasal 2017/ 2018, pada hari Kamis, 5 Oktober 2017 Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM) telah mengadakan acara penandatanganan Surat Perjanjian Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat antara pimpinan STBA LIA dan para dosen.

Dalam kesempatan ini Ketua STBA LIA, Ibu Dr. Dewi Artiantini Yudhasari, S.S., M.Si, Kepala Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Penjaminan Mutu Internal (UP3MI), Bapak Agustinus Djoko Purwadi, dan sejumlah dosen secara resmi berkomitmen mendukung dan melaksanakan kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat semester Gasal 2017/ 2018.

 Adapun para dosen yang melakukan kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat semester Gasal 2017/ 2018 adalah :

  1. Bapak Iwan Sulistiawan, S.S., M.Si. (Penelitian Pendanaan STBA LIA & PKM Mandiri)
  2. Ibu Ismarita Ramayanti, S.Pd., M.Hum., Ph.D. (Penelitian Pendanaan STBA LIA)
  3. Ibu Yesy Tri Cahyani, S.S., M.Si. (Penelitian Pendanaan STBA LIA)
  4. Bapak Agus Wahyudin, M. Pd. (PKM Pendanaan STBA LIA)
  5. Ibu Dr. Dewi Ariantini Yudhasari, S.S., M.Si. (Penelitian Mandiri)
  6. Ibu Dr. Soraya, S.Pd., M.Hum. (Penelitian Mandiri)
  7. Bapak Todo Faraday Sibuea, S.Pd., M.Hum. (Penelitian Mandiri)
  8. Ibu Tatat Haryati, M.Si. (PKM Mandiri)

Selamat melakukan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat!

 (YTC/ UPPM)