YAYASAN LIA

YAYASAN LIA  bergerak di bidang  pendidikan formal dan non formal dengan fokus pada pembelajaran bahasa asing sebagai kegiatan intinya. LIA memulai kegiatannya dibidang pengajaran bahasa Inggris dengan jumlah siswa 40  orang. Pada tahun 2014 jumlah siswa LIA telah berkembang menjadi 70.000 orang.

Didirikan pada tanggal 7 September 1959, YAYASAN LIA berawal dari Lembaga Indonesia Amerika, disingkat LIA, kemudian berubah menjadi Perhimpunan Persahabatan Indonesia Amerika disingkat PPIA. Misi PPIA bertujuan meningkatkan persahabatan antara kedua bangsa melalui jalur budaya, ilmu pengetahuan, olahraga dan kemanusiaan demi terciptanya persahabatan dan perdamaian dunia.

Agar dapat lebih tekun menjalankan misinya dibidang pendidikan, pada tahun 1986 dibentuklah YAYASAN LIA yang terpisah secara hukum dari PPIA. Sejak saat itu LIA menjadi sebuah nama institusi pendidikan dan bukan akronim. YAYASAN  menyelenggarakan pendidikan umum jalur non formal dan formal sementara PPIA tetap menjalankan visinya dibidang kebudayaan.

Saat ini YAYASAN LIA memiliki 6 unit kegiatan :

  1. Lembaga Bahasa (LB LIA)
  2. Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA LIA) Jakarta dan Yogyakarta
  3. Pusat Penerbitan dan Usaha Lainnya (PPUL LIA)
  4. Badan Pelaksana Pengembangan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BP3SDM LIA)
  5. Dana Pensiun (DAPEN LIA).

YAYASAN LIA konsisten dalam mengemban amanat para pendirinya yang dituangkan dalam anggaran dasar yaitu “ Ikut Serta Mencerdaskan Kehidupan Bangsa “ dengan motto “ Sekelumit Karya Mencerdaskan Bangsa “.